Me Love You


Rabu, 18 Juli 2012

"TUHAN DAN JIWAKU"

"Malam kelam digubuk kampung gersang,
berdengung dalam pendengaran Suara- suara kehidupan,
dengan duka raung petaka.

"Nafas kembang hembusan semerbak wangi,
Ketika mata menatap gunung tinggi,
jadilah kalam itu manis dimana sja.

"Melihat-Mu melapangkan arah melenyapkan malapetaka,
Penuh kasih penuh sayang, panah mata hati tepat sasaran,
Tiadalah batas dapat mencegah.

"Melangkahi kesukaran, meneruskan hidup memperoleh pendekatan,
Yang Maha Pemurah penuh daya tarik.

"Engkau meninggi disana,
dalam kedudukan yang benar,
Engkaulah cahaya segala cahaya memijar menyala -nyala.

"Sekalipun belunggu dosa-dosaku erat mengikat diriku,
aku tetap satu tujuan menerus pada- Mu hingga, lepaslah rantai belenggu..

"Angin yang lembut, pergi dalam KERIANGAN....
ketika malam mempesona, memeluk tidur dikit demi sedikit,
kejadian BERMALAM dalam pikiran,
menerangkan hidupnya penghidupan,
dalam ....... rahasia wujud

http://roniwahyudi@blogsport.com

Foto saya
samarinda, kalimantan timur, Indonesia
SelamiLah hatiMu raiHlah Mutiara yG terindah yG taK seBanDing dnG duNia Mu.... DaLam luBuk yG paLing daLam peLiharaLah dia denGan saLing diaM.. "tidakLah mata dapat memandangNya, tidaklah ta'rif dapat membatasiNya, tidaklah sifat dapat menemuiNya dan tidaklah ada yg mengimbangiNya, kelu mengibaratkan, lemah mengisyaratkanNya, tidak berdaya membuat alamatNya, tetapi bashirah yg bisa menemuiNya. "Engkau selalu menyertai akwan selama engkau tidak memandang kepada yg mengadakan, tetapi jika engkau selalu memandang kepada yg mengadakan maka akwan akan mengikuti engkau". Alam ini zhahirnya adalah muka yg indah dan selalu berubah dan bathinya adalah hakikat. Setiap hari ia lewat merengkuh tanganku memberikan sesal dalam hatiku ... kemudian, berlalu. Seperti penghuni neraka Jika kulit-kulitnya terpanggang kembali pula kulit-kulit itu untuk sbuah derita panjang Bukanlah orang mati itu istirahat seperti mayat Kematian adalah mati kehidupannya.